Menu Navigasi Custom!


Selasa, 25 Desember 2012

Mengenal PMS dan Penyebab Umumnya

Menjelang datangnya menstruasi, sebagian wanita merasakan perubahan fisik maupun emosi yang cukup mengganggu. Perasaan mudah marah, cepat lelah, hingga nyeri pada tubuh sering kali muncul dan membuat aktivitas sehari-hari terasa lebih berat. Kondisi inilah yang dikenal dengan istilah PMS atau Premenstrual Syndrome.

PMS bukan hal yang jarang terjadi. Banyak wanita mengalaminya setiap bulan dengan tingkat keluhan yang berbeda-beda. Ada yang hanya merasakan perubahan suasana hati ringan, ada pula yang merasakan nyeri dan ketidaknyamanan yang cukup mengganggu.

Apa Itu PMS

PMS adalah kumpulan gejala fisik dan emosional yang muncul beberapa hari hingga dua minggu sebelum menstruasi. Gejalanya bisa berbeda pada setiap orang dan tidak selalu sama setiap bulan.

Keluhan yang sering muncul antara lain perut kembung, nyeri payudara, sakit kepala, jerawat, mudah lelah, serta perubahan suasana hati seperti mudah tersinggung atau sedih tanpa sebab yang jelas.

Mengapa PMS Bisa Terjadi

Penyebab PMS belum bisa dijelaskan dengan satu faktor tunggal. Namun, beberapa hal yang sering dikaitkan dengan PMS adalah perubahan hormon estrogen dan progesteron menjelang menstruasi.

Perubahan hormon ini dapat memengaruhi kerja tubuh dan juga zat kimia di otak yang berperan dalam mengatur suasana hati. Saat keseimbangan ini terganggu, sebagian wanita menjadi lebih sensitif secara fisik maupun emosional.

Mengapa Tidak Semua Wanita Mengalami PMS

Tidak semua wanita mengalami PMS dengan keluhan yang sama. Perbedaan pola hidup, tingkat stres, asupan makanan, serta kondisi tubuh masing-masing dapat memengaruhi muncul atau tidaknya gejala PMS.

Ada wanita yang tetap beraktivitas normal tanpa keluhan berarti, sementara yang lain perlu melakukan penyesuaian khusus menjelang menstruasi.

Memahami PMS sebagai kondisi alami dapat membantu wanita lebih mengenali tubuhnya sendiri dan menyiapkan langkah yang tepat untuk mengurangi ketidaknyamanan yang muncul.


 

0 comments:

Posting Komentar