Menu Navigasi Custom!


Tampilkan postingan dengan label Resep Favorit Keluarga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Resep Favorit Keluarga. Tampilkan semua postingan

Senin, 14 Januari 2013

Cara Membuat Kentang Goreng Renyah dari Kentang Segar

Di rumah, kami memang termasuk keluarga yang hobi ngemil. Salah satu camilan favorit yang hampir selalu bikin rebutan adalah kentang goreng. Dulu, saya cukup sering membuat kentang goreng renyah, tapi bahannya dari kentang beku yang dibeli di supermarket. Praktis memang, tapi lama-lama terasa boros juga.

Suatu hari, putra sulung saya bertanya kenapa sekarang sudah jarang bikin kentang goreng lagi. Dari situ saya jadi kepikiran, kenapa tidak coba membuat sendiri kentang goreng dari kentang segar yang biasa dibeli di tukang sayur atau pasar tradisional. Masalahnya, saya sempat ragu. Bisa nggak ya hasilnya serenyah kentang beku?

Rasa penasaran itu akhirnya terjawab setelah saya mencoba resep ini. Bahannya sederhana, caranya juga tidak ribet, dan yang paling penting: hasilnya renyah dan disukai anak-anak.

Bahan-bahan

Kentang mentega (kentang jenis ini lebih besar dan rasanya gurih, tapi kentang biasa juga bisa digunakan)
Air untuk merebus
Tepung terigu serbaguna
Penyedap rasa atau garam halus, secukupnya
Minyak goreng, secukupnya

Cara Membuat

Pertama, kupas kentang lalu potong memanjang berbentuk persegi panjang seperti kentang goreng pada umumnya. Setelah itu, cuci kentang di bawah air mengalir sampai air cuciannya terlihat cukup bening. Langkah ini penting untuk menghilangkan getah kentang yang bisa membuat hasil gorengan cepat lembek.

Siapkan panci berisi air dan didihkan. Setelah air mendidih, masukkan kentang yang sudah dicuci bersih. Rebus selama kurang lebih 5 menit saja, tidak perlu terlalu lama. Angkat kentang dan tiriskan.

Selagi kentang masih panas, taburi dengan tepung terigu secukupnya. Tambahkan juga penyedap rasa atau garam sesuai selera. Aduk perlahan sampai semua permukaan kentang terbalut tepung.

Pastikan tepung menempel merata di seluruh bagian kentang. Jika dirasa kurang, boleh ditambahkan sedikit lagi sampai benar-benar terselimuti.

Masukkan kentang yang sudah dibaluri tepung ke dalam wadah tertutup, lalu simpan di freezer kulkas minimal selama 1 jam sebelum digoreng. Proses ini membantu kentang menjadi lebih renyah saat digoreng.

Setelah itu, panaskan minyak goreng hingga benar-benar panas. Gunakan api sedang. Masukkan kentang ke dalam minyak panas hingga seluruh bagian kentang terendam. Goreng sambil sesekali dibalik sampai kentang berwarna kuning keemasan. Angkat dan tiriskan.

Kentang goreng siap disajikan. Bisa dinikmati langsung atau ditambahkan saus sambal maupun mayones sesuai selera keluarga.

Tips Agar Kentang Goreng Lebih Renyah

Hindari mencampurkan tepung beras atau tepung tapioka meskipun bisa membuat renyah, karena hasil akhirnya bisa berbeda tekstur.

Kentang yang sudah dibaluri tepung bisa disimpan di freezer hingga 2 minggu, jadi bisa dibuat sekaligus untuk stok camilan.

Gunakan minyak goreng yang masih baru agar hasil kentang goreng lebih bersih dan renyah.

Pastikan minyak sudah benar-benar panas sebelum kentang dimasukkan, dan tetap gunakan api sedang agar tidak cepat gosong.

Setelah digoreng, tiriskan kentang dan alasi dengan tisu dapur supaya minyak berlebih terserap. Jika suka, kentang juga bisa ditaburi bubuk cabai atau bumbu tabur lain sesuai selera sebelum disajikan.

 

Sabtu, 25 Agustus 2012

Resep Ayam Goreng Lengkuas


Ayam goreng lengkuas punya aroma khas dan rasa gurih yang sulit ditolak. Perpaduan ayam yang empuk dengan taburan lengkuas goreng membuat hidangan ini cocok disajikan bersama nasi hangat, sambal, dan lalapan.

Memasak sendiri di rumah memberi kepuasan tersendiri. Selain lebih hemat, rasa juga bisa disesuaikan dengan selera.

Bahan

·         1 ekor ayam, potong menjadi 8 bagian

·         1 batang serai, memarkan

·         2 lembar daun salam

·         250 gram lengkuas, parut

·         1/2 sdm air asam jawa

·         500 ml air

·         Minyak untuk menggoreng

Bumbu Halus

·         4 siung bawang putih

·         6 siung bawang merah

·         1/2 sdt ketumbar

·         3 butir kemiri, sangrai

·         1 cm jahe

·         1 sdm garam

·         1/2 sdm gula merah

Cara Membuat

1.      Campurkan ayam, serai, daun salam, lengkuas, bumbu halus, dan setengah bagian air (250 ml) ke dalam wajan. Masak di atas api kecil hingga mendidih dan air berkurang.

2.      Tuang sisa air secara bertahap. Masak hingga ayam matang dan bumbu meresap. Tambahkan air asam jawa, aduk rata, lalu angkat dan tiriskan.

3.      Goreng ayam dalam minyak panas dengan api sedang hingga kuning kecokelatan. Goreng juga sisa bumbu sampai kering.

4.      Sajikan ayam bersama taburan lengkuas goreng.

Jumat, 10 Agustus 2012

Resep Kue Bika Ambon



Hmmm… Bika Ambon. Dulu saya sempat mengira kue ini berasal dari Ambon (maklum, ndeso 😄). Pertama kali mencicipinya, rasanya langsung membekas: legit, harum, dan bersarang cantik. Waktu itu saya mencicipinya dari oleh-oleh teman kantor yang baru pulang mudik dari Medan—kota asal Bika Ambon yang sesungguhnya.

Bertahun-tahun kemudian, setelah beberapa kali menikmati Bika Ambon asli Medan, akhirnya muncul keinginan untuk mencoba membuatnya sendiri di rumah. Setelah browsing ke sana-sini, saya menemukan resep yang pas dan mulai bereksperimen. Berikut resep Bika Ambon yang bisa kamu coba di rumah.

Bahan A

  • 100 gram tepung terigu protein sedang
  • 200 ml air kelapa segar
  • 11 gram ragi instan

Bahan B

  • 16 butir kuning telur
  • 400 gram gula pasir
  • 300 gram tepung sagu tani
  • 600 ml santan kental matang
  • 1 sdt garam
  • 1 sdt vanili

Cara Membuat

Aduk semua bahan A hingga rata, lalu diamkan selama 15 menit.

Aduk rata kuning telur, gula, garam, dan vanili. Masukkan bahan A, kemudian tambahkan tepung sagu. Aduk rata sambil menuangkan santan sedikit demi sedikit hingga habis. Setelah itu, saring adonan.

Diamkan adonan selama kurang lebih 2 jam.

Tuang adonan ke dalam cetakan oval yang sudah diolesi minyak tipis-tipis.

Panggang dalam oven panas dengan posisi pintu oven sedikit terbuka hingga matang.

Tips Sukses Membuat Bika Ambon

Buat biang terlebih dahulu, yaitu dari bahan A, agar fermentasi berjalan optimal.

Untuk santan, gunakan kelapa tua. Ambil santan kentalnya saja, lalu masak dengan api kecil hingga agak berminyak. Tambahkan daun pandan, daun jeruk, dan serai agar aromanya wangi, lalu saring.

Tepung sagu yang sering direkomendasikan untuk Bika Ambon adalah tepung sagu ubi (biasanya berkemasan kertas putih tebal bertuliskan “Sagu Obi”).

Saat menambahkan santan ke dalam adonan, aduk perlahan. Jangan mengaduk terlalu kuat agar tekstur tetap bagus.

Panaskan loyang Bika Ambon terlebih dahulu. Loyang yang cukup panas akan membantu terbentuknya sarang. Tanda loyang sudah panas adalah muncul suara mendesis saat adonan dituang.

Setelah adonan dituang ke loyang, jangan diaduk lagi.

Panggang Bika Ambon dengan suhu rendah. Karena itu, pintu oven sebaiknya diganjal agar terbuka sedikit. Jika oven terlalu panas, hasilnya bisa bantat.

Jika ingin bagian atas berwarna kecokelatan, gunakan api atas sebentar saja setelah kue matang.

Semoga resep ini bisa membantu kamu yang ingin mencoba membuat Bika Ambon sendiri di rumah.

 

Sabtu, 30 Juni 2012

Resep Kue Nastar Klasik Rumahan


Kue Nastar selalu identik dengan hari raya. Baik Lebaran maupun Natal, kue mungil berisi selai nanas ini hampir selalu hadir di meja tamu. Di keluarga besar kami, nastar termasuk kue wajib—rasanya belum benar-benar hari raya kalau belum ada nastar buatan sendiri.

Kalau Lebaran kali ini kamu belum sempat membuatnya, tidak apa-apa. Resep ini bisa jadi latihan dari sekarang. Siapa tahu, Lebaran tahun depan kamu sudah percaya diri membuat nastar sendiri, bahkan menerima pesanan.

Resep Kue Nastar

Bahan-bahan

  • 4 butir kuning telur
  • 2 butir kuning telur (untuk olesan)
  • ½ kg mentega butter atau margarin
  • ½ kg tepung terigu
  • 100 gr gula halus (untuk kue)
  • 300 gr gula pasir (untuk selai)
  • 1 bungkus vanili
  • 100 gr keju Gouda atau keju Cheddar (bisa sebagai pengganti)
  • 50 gr kismis
  • 1 buah nanas
  • 1 potong kecil kayu manis

Cara Membuat

Selai Nanas untuk Nastar

  1. Kupas nanas, lalu parut hingga halus.
  2. Masukkan nanas parut dan gula pasir ke dalam wajan, masak sambil diaduk hingga matang dan kental.
  3. Tambahkan potongan kecil kayu manis, aduk rata.
  4. Angkat dan dinginkan hingga selai bisa dibulatkan sebesar mutiara.

Adonan Kue Nastar

  1. Siapkan loyang berbentuk persegi panjang, olesi dengan margarin.
  2. Kocok 4 kuning telur, gula halus, dan mentega hingga tercampur rata dan lembut.
  3. Masukkan parutan keju, aduk rata.
  4. Tambahkan tepung terigu dan vanili, aduk perlahan hingga adonan bisa dipulung.

Cara Membentuk dan Memanggang

  1. Ambil adonan, bulatkan dengan tangan hingga ukurannya sedikit lebih kecil dari bola golf.
  2. Isi bagian tengah dengan bulatan selai nanas, lalu rapatkan kembali.
  3. Potong kismis menjadi 2–4 bagian kecil, letakkan di atas kue sebagai hiasan.
  4. Olesi permukaan kue dengan kuning telur.
  5. Susun kue di dalam loyang, lalu panggang dalam oven hingga matang dan berwarna kuning keemasan.

Hasil ± 40 butir kue.

Tips Agar Nastar Cantik dan Tidak Retak

  • Jangan menguleni adonan terlalu lama agar teksturnya tetap lembut.
  • Pastikan selai nanas benar-benar dingin sebelum digunakan agar tidak bocor saat dipanggang.
  • Olesan kuning telur cukup satu kali agar permukaan tidak terlalu berminyak.

Catatan: Dokumentasi foto menyusul ya, karena resep ini merupakan hasil recook rumahan.

Semoga resep Kue Nastar ini bermanfaat dan bisa jadi andalan di hari raya nanti. Selamat mencoba dan semoga berhasil.

 

Jumat, 29 Juni 2012

Resep Brownies Kukus Cokelat Lembut Favorit Keluarga

Ada jenis kue yang rasanya selalu berhasil menghadirkan rasa hangat dan akrab di rumah. Salah satunya adalah brownies kukus cokelat. Teksturnya lembut, aromanya menggoda, dan rasanya selalu berhasil membuat siapa pun tergoda sejak gigitan pertama.

Resep brownies kukus ini adalah salah satu resep favorit keluarga saya. Sudah beberapa kali di-recook, hasilnya konsisten lembut dan disukai anak-anak maupun orang dewasa. Meski kali ini belum sempat mendokumentasikan gambarnya, saya tetap ingin membagikannya supaya bisa ikut dicoba di rumah.

Bahan-bahan

  • 6 butir telur
  • 225 gram gula putih
  • 1 boks vanili
  • 1/2 sdt ovalet
  • 125 gram tepung terigu (diayak)
  • 50 gram cokelat bubuk (diayak, lalu campurkan dengan terigu)
  • 75 ml minyak goreng
  • 100 gram dark cooking chocolate (lelehkan, lalu campurkan dengan minyak)
  • 75 gram susu kental manis cokelat

Cara membuat

1.   Siapkan cetakan brownies, alasi dengan kertas roti yang sudah diolesi mentega dan ditaburi sedikit        tepung terigu. Setelah itu, panaskan kukusan dan bungkus tutupnya dengan kain agar uap air tidak          menetes ke adonan.

2.  Kocok telur dan gula hingga mengembang, lalu masukkan ovalet dan vanili. Kocok kembali sampai        adonan berwarna pucat, kental, dan mengembang sempurna.

3.  Masukkan campuran terigu dan cokelat bubuk sedikit demi sedikit sambil diaduk perlahan hingga          tercampur rata. Setelah itu, tuangkan campuran dark cooking chocolate dan minyak goreng, aduk            menggunakan spatula hingga adonan halus dan tercampur sempurna.

4.  Bagi adonan menjadi tiga bagian: A, B, dan C.

5.  Tuang adonan A ke dalam cetakan, lalu kukus selama kurang lebih 10 menit.

6. Campurkan adonan B dengan susu kental manis cokelat, aduk rata. Tuang ke atas lapisan pertama, kemudian kukus kembali selama 10 menit.

7. 
Terakhir, tuangkan adonan C sebagai lapisan penutup. Kukus selama kurang lebih 20 menit hingga brownies matang sempurna.

Brownies kukus ini memiliki tekstur lembut dengan rasa cokelat yang tidak berlebihan. Cocok disajikan sebagai camilan sore atau teman minum teh bersama keluarga. Semoga resep sederhana ini bisa menjadi inspirasi dan menambah daftar resep favorit di rumah kamu.