Menu Navigasi Custom!


Jumat, 01 Februari 2013

5 Jenis Makanan yang Membantu Detoksifikasi Tubuh Secara Alami

Detoksifikasi atau detoks adalah proses pengeluaran zat-zat yang bersifat racun dari dalam tubuh. Setelah proses detoksifikasi berjalan dengan baik, tubuh akan terbebas dari penumpukan racun yang berpotensi mengganggu kesehatan.

Sebenarnya, tubuh manusia telah memiliki sistem detoksifikasi alami melalui keringat (kulit), urine (BAK), dan feses (BAB). Namun, proses ini dapat dibantu atau justru dihambat oleh jenis makanan yang kita konsumsi sehari-hari.

Berikut ini adalah beberapa bahan alami yang dapat membantu proses detoksifikasi dan membersihkan tubuh secara alami.

Peterseli dan Ketumbar
Daun peterseli dan ketumbar diketahui mampu membantu mengikat logam berat seperti merkuri, sehingga memudahkan proses pengeluarannya dari dalam tubuh. Selain itu, kedua tanaman ini bersifat alkali dan kaya akan klorofil yang baik untuk mendukung kesehatan sel. Peterseli dan ketumbar dapat dikonsumsi dalam keadaan mentah maupun dimasak.

Air Putih
Manfaat air putih sering kali dianggap sepele, padahal perannya sangat penting dalam proses detoksifikasi. Minum air putih yang cukup, sekitar 2–3 liter per hari, membantu ginjal dan sistem pembuangan bekerja optimal.

Disarankan untuk minum sekitar satu liter air di pagi hari, kemudian sisanya dikonsumsi secara bertahap sepanjang hari. Sebaiknya hindari minum terlalu banyak air saat waktu makan agar proses pencernaan tidak terganggu.

Sayuran Berdaun Hijau
Sayuran berdaun hijau seperti seledri, bok choy, kangkung, sawi hijau (caisim), dan bayam merupakan komponen penting dalam pola makan pendukung detoksifikasi. Sayuran ini bersifat alkali dan membantu menekan pertumbuhan bakteri jahat dalam tubuh.

Selain itu, sayuran berdaun hijau mengandung klorofil yang membantu membersihkan darah, meningkatkan kadar oksigen, dan mendukung kesehatan sel-sel tubuh.

Air Jeruk Nipis
Air jeruk nipis meskipun terasa asam, memiliki efek alkali di dalam tubuh. Minuman ini membantu melancarkan pencernaan, mendukung detoksifikasi hati, serta mengurangi rasa kembung.

Campurkan perasan setengah buah jeruk nipis ke dalam sekitar 200 ml air hangat dan minum di pagi hari saat perut masih kosong. Jika memungkinkan, dapat ditambahkan satu sendok makan cuka sari apel.

Alpukat dan Lemak Sehat
Alpukat kaya akan lemak sehat dan omega-3 yang berperan dalam mengurangi peradangan serta membantu melancarkan pencernaan. Selain alpukat, sumber lemak sehat lain yang baik untuk detoksifikasi antara lain minyak biji rami, minyak rami, dan minyak zaitun extra virgin.

Perlu diperhatikan bahwa minyak-minyak tersebut tidak stabil pada suhu tinggi, sehingga sebaiknya digunakan tanpa pemanasan berlebih agar manfaatnya tetap optimal.

Sauna (Tambahan Pendukung Detoksifikasi)
Selain dari makanan, proses detoksifikasi juga dapat dibantu melalui sauna. Sebagian racun dalam tubuh dapat dikeluarkan melalui kulit. Berkeringat saat sauna membantu mempercepat proses eliminasi zat-zat sisa metabolisme.

Menjaga pola makan seimbang, cukup minum air, dan mendukung fungsi alami tubuh adalah langkah sederhana untuk membantu proses detoksifikasi berjalan optimal.

 

0 comments:

Posting Komentar