Menu Navigasi Custom!


Selasa, 29 Januari 2013

Mengenal Insomnia: Jenis, Gejala, dan Penyebab Sulit Tidur

Sebelumnya kita sudah membahas tentang tips mengatasi insomnia. Kali ini, mari kita mundur sedikit ke awal untuk mengenal apa itu insomnia, jenis-jenisnya, gejala yang sering dirasakan, serta penyebabnya dengan bahasa yang lebih ringan dan mudah dipahami.

Apa Itu Insomnia?

Insomnia adalah kondisi ketika seseorang sulit tidur, sering terbangun di malam hari, atau merasa tidurnya tidak nyenyak. Akibatnya, tubuh tetap terasa lelah meskipun sudah tidur cukup lama. Jadi, insomnia bukan hanya soal kurang jam tidur, tapi juga soal kualitas tidur yang kurang baik.

Masalah tidur ini bisa dialami siapa saja dan sering kali terjadi karena kebiasaan, kondisi tubuh, atau pikiran yang tidak tenang.

Jenis-Jenis Insomnia

Secara umum, insomnia dibagi menjadi tiga jenis:

1.      Insomnia sementara
Biasanya berlangsung beberapa hari hingga beberapa minggu. Umumnya dipicu oleh stres, perubahan rutinitas, atau kondisi tertentu.

2.      Insomnia jangka pendek
Terjadi selama beberapa minggu. Sering berkaitan dengan tekanan pekerjaan, masalah keluarga, atau kondisi emosional tertentu.

3.      Insomnia kronis
Berlangsung lama, bisa berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun. Jenis ini biasanya berkaitan dengan masalah kesehatan atau kebiasaan tidur yang kurang baik.

Siapa yang Lebih Rentan Mengalami Insomnia?

Insomnia bisa dialami oleh semua usia, namun beberapa kelompok lebih berisiko, seperti:

·         Orang yang sering bepergian jauh

·         Pekerja dengan jam kerja bergantian

·         Lansia

·         Remaja dan mahasiswa

·         Ibu hamil dan wanita menopause

·         Orang dengan tekanan pikiran atau masalah emosional

Gejala Insomnia yang Sering Dirasakan

Setiap orang bisa merasakan gejala yang berbeda, namun secara umum insomnia ditandai dengan:

·         Sulit tidur di malam hari

·         Sering terbangun dan sulit tidur kembali

·         Bangun terlalu pagi

·         Tubuh tetap lelah saat bangun tidur

·         Mengantuk di siang hari

·         Mudah marah atau gelisah

·         Sulit fokus dan berkonsentrasi

·         Sering sakit kepala atau merasa tegang

Jika kondisi ini berlangsung terus-menerus, aktivitas harian bisa terganggu dan kualitas hidup pun menurun.

Penyebab Insomnia

Penyebab insomnia sangat beragam dan sering kali saling berkaitan. Beberapa di antaranya:

·         Gaya hidup dan kebiasaan, seperti minum kopi berlebihan, merokok, atau sering begadang

·         Stres dan beban pikiran, baik karena pekerjaan, keluarga, maupun masalah pribadi

·         Lingkungan tidur yang kurang nyaman, seperti terlalu bising, suhu terlalu panas atau dingin

·         Perubahan jam tidur, misalnya karena kerja shift atau perjalanan jauh

·         Kondisi tubuh tertentu, termasuk nyeri yang sering kambuh atau perubahan hormon, terutama pada wanita

Bagaimana Insomnia Dikenali?

Biasanya, insomnia dikenali dari cerita dan keluhan yang dirasakan sehari-hari. Dalam kondisi tertentu, tenaga kesehatan dapat membantu menilai pola tidur dan kebiasaan yang memengaruhi kualitas tidur.

Mengenali insomnia sejak awal penting agar kita bisa lebih sadar terhadap pola hidup dan segera melakukan perbaikan sederhana sebelum masalah tidur semakin berlarut-larut.

 

Minggu, 27 Januari 2013

Aloe Vera, Tanaman Sederhana dengan Banyak Manfaat

Aloe vera atau lidah buaya adalah salah satu tanaman yang sangat dikenal dan mudah ditemukan. Sejak dulu, tanaman ini sudah dimanfaatkan sebagai tanaman obat dan perawatan alami. Bahkan, ada cerita yang menyebutkan bahwa aloe vera menjadi salah satu rahasia kecantikan tokoh-tokoh wanita di masa lalu.

Aloe vera juga termasuk tanaman yang mudah tumbuh dan sering ditanam di halaman atau pot rumah. Gel yang ada di dalam daunnya bisa digunakan dengan berbagai cara, mulai dari dioleskan langsung ke kulit hingga diolah menjadi minuman. Dari sekian banyak manfaatnya, berikut lima khasiat aloe vera yang paling sering digunakan dalam perawatan sehari-hari.

1. Membersihkan Make Up Secara Alami

Gel aloe vera bisa digunakan sebagai pembersih make up yang lembut, terutama untuk area mata dan kulit wajah yang sensitif. Sifatnya yang ringan membantu membersihkan sisa riasan tanpa membuat kulit terasa perih atau kering. Kapas yang dibasahi gel aloe vera juga bisa digunakan untuk mengompres mata yang terasa lelah atau sedikit bengkak.

2. Menenangkan dan Mendinginkan Kulit

Aloe vera dikenal memiliki efek menyejukkan. Gel lidah buaya sering digunakan untuk membantu meredakan jerawat ringan, iritasi, atau kulit kemerahan. Oleskan gel aloe vera secara tipis dan merata pada area kulit yang bermasalah, lalu biarkan meresap. Sensasi dinginnya membantu kulit terasa lebih nyaman.

3. Perawatan Alami Setelah Bercukur

Setelah bercukur, kulit sering terasa perih atau kering. Gel aloe vera bisa digunakan sebagai perawatan alami setelah bercukur karena membantu melembapkan dan menenangkan kulit. Kandungan airnya yang tinggi membuat kulit terasa lebih halus dan segar setelah digunakan.

4. Membantu Menjaga Kelembapan dan Elastisitas Kulit

Aloe vera mengandung vitamin yang membantu menjaga kelembapan kulit. Jika digunakan secara rutin, gel aloe vera dapat membantu kulit terasa lebih kenyal dan tidak mudah kering. Beberapa orang juga mencampurkan gel aloe vera dengan minyak alami, seperti minyak kelapa, untuk perawatan kulit yang lebih lembap.

5. Mendukung Kesehatan Tubuh dari Dalam

Selain digunakan dari luar, aloe vera juga bisa dikonsumsi dalam bentuk jus yang diolah dengan benar. Aloe vera mengandung berbagai vitamin yang membantu melengkapi asupan harian tubuh. Jika ingin mencobanya, sebaiknya mulai dari jumlah kecil dan pastikan aloe vera yang digunakan aman untuk dikonsumsi.

Aloe vera adalah contoh tanaman sederhana dengan banyak manfaat. Dengan penggunaan yang tepat dan tidak berlebihan, lidah buaya bisa menjadi bagian dari perawatan alami di rumah.

 

Jumat, 25 Januari 2013

Kembali ke Bahan Alami untuk Kulit Sehat

Banyak orang memilih produk perawatan kulit yang praktis dan instan, meski berbahan sintetis. Di sisi lain, semakin banyak juga yang mulai sadar bahwa alam menyediakan bahan-bahan alami yang aman dan bermanfaat untuk kulit. Jika digunakan dengan tepat, bahan alami bisa membantu merawat kulit tanpa efek berlebihan.

Berikut ini delapan bahan alami yang dikenal baik untuk kesehatan dan perawatan kulit sehari-hari.

1. Beta Karoten

Beta karoten banyak ditemukan pada buah dan sayuran berwarna merah, oranye, dan kuning, seperti wortel, ubi jalar, dan labu. Di dalam tubuh, beta karoten akan diubah menjadi vitamin A. Vitamin ini berperan penting dalam membantu regenerasi kulit, mempercepat penyembuhan luka ringan, serta membantu melindungi kulit dari paparan sinar matahari.

2. Teh Hijau

Teh hijau dikenal sebagai minuman sehat, tapi manfaatnya juga baik untuk kulit. Kandungan antioksidannya membantu melindungi kulit dari efek buruk sinar matahari dan polusi. Teh hijau juga dikenal dapat menenangkan kulit dan membantu mengurangi kemerahan jika digunakan dalam perawatan kulit.

3. Licorice (Akar Manis)

Ekstrak licorice sering digunakan dalam produk perawatan kulit karena sifatnya yang menenangkan. Bahan ini membantu mengurangi kemerahan pada kulit dan membantu menyamarkan warna kulit yang tidak merata. Licorice juga sering digunakan untuk membantu mengurangi tampilan lingkar gelap di bawah mata.

4. Oat atau Oatmeal

Oatmeal sudah lama dikenal sebagai bahan alami untuk kulit sensitif. Kandungan alaminya membantu meredakan kulit kering, gatal, dan iritasi ringan. Oat juga membantu menjaga kelembapan kulit dan membuat kulit terasa lebih lembut.

5. Kedelai

Kedelai dapat membantu kulit terlihat lebih cerah dan kenyal. Bahan ini sering digunakan dalam perawatan kulit untuk membantu meratakan warna kulit dan menjaga elastisitasnya. Penggunaan secara rutin dapat membantu kulit tampak lebih segar.

6. Vitamin C

Selain baik untuk daya tahan tubuh, vitamin C juga berperan penting dalam perawatan kulit. Vitamin ini membantu menjaga kekencangan kulit, membuat wajah terlihat lebih cerah, dan membantu menyamarkan noda gelap. Vitamin C juga membantu kulit melawan efek penuaan dini akibat paparan lingkungan.

7. Willow Herb

Willow herb merupakan tanaman berbunga yang dikenal memiliki sifat menenangkan kulit. Bahan ini sering digunakan untuk membantu meredakan iritasi dan membantu mengatasi masalah kulit berjerawat. Karena sifatnya yang lembut, willow herb cocok untuk kulit yang mudah bermasalah.

8. Witch Hazel

Witch hazel sudah lama digunakan sebagai bahan alami untuk perawatan kulit. Fungsinya membantu mengontrol minyak berlebih, menyegarkan kulit, dan mengurangi kemerahan. Namun, sebaiknya pilih produk witch hazel tanpa alkohol agar kulit tidak menjadi kering.

Menggunakan bahan alami untuk perawatan kulit bisa menjadi pilihan yang lebih aman dan nyaman jika dilakukan secara konsisten. Tidak perlu berlebihan, yang terpenting adalah mengenali kebutuhan kulit dan memilih perawatan yang sesuai.

 

Rabu, 23 Januari 2013

Tips Sederhana Mengatasi Insomnia Agar Tidur Lebih Nyenyak

Pentingnya Tidur yang Berkualitas

Tidur yang cukup dan berkualitas sangat berpengaruh pada kesehatan tubuh dan pikiran. Saat tidur, tubuh melakukan proses pemulihan, memperbaiki sel, dan mengatur kembali energi untuk keesokan hari. Sayangnya, tidak semua orang bisa menikmati tidur nyenyak. Banyak orang mengalami kesulitan tidur atau sering terbangun di malam hari, kondisi yang sering disebut insomnia.

Insomnia bisa dipengaruhi oleh banyak hal, mulai dari gaya hidup yang kurang teratur, kebiasaan makan, stres pikiran, hingga kebiasaan kecil yang sering dianggap sepele. Karena penyebabnya bisa berbeda-beda, cara mengatasinya pun tidak selalu sama. Namun, ada beberapa kebiasaan sederhana yang bisa dicoba untuk membantu memperbaiki pola tidur secara alami.

Atur Waktu Makan dengan Lebih Bijak

Usahakan berhenti makan berat sekitar 2–3 jam sebelum waktu tidur. Saat perut masih sibuk mencerna makanan, tubuh akan sulit benar-benar rileks. Akibatnya, rasa mengantuk berkurang dan tidur menjadi tidak nyenyak.

Selain itu, sebaiknya batasi makanan tertentu di malam hari, terutama makanan yang digoreng, berlemak, terlalu pedas, atau tinggi gula. Jenis makanan ini bisa membuat perut tidak nyaman dan memicu rasa begah atau mulas saat berbaring.

Camilan Ringan Boleh, Asal Tepat

Tidur dalam kondisi terlalu lapar juga tidak nyaman. Jika merasa lapar menjelang tidur, Anda boleh mengonsumsi camilan ringan sekitar dua jam sebelumnya. Pilih camilan yang sederhana dan tidak berlebihan.

Beberapa contoh camilan yang relatif aman sebelum tidur antara lain:

·         Semangkuk kecil oatmeal

·         Sereal dengan susu rendah lemak

·         Yogurt dengan sedikit granola

·         Roti gandum dengan selai kacang secukupnya

·         Irisan apel dengan keju atau selai kacang

Camilan ringan ini membantu menahan lapar tanpa membuat perut bekerja terlalu keras.

Hindari Alkohol dan Kafein di Malam Hari

Sebagian orang merasa alkohol bisa membantu tidur lebih cepat. Namun kenyataannya, alkohol justru dapat mengganggu pola tidur dan membuat tubuh terasa tidak segar keesokan harinya. Karena itu, sebaiknya hindari minuman beralkohol menjelang tidur.

Begitu juga dengan kafein. Kandungan ini terdapat pada kopi, teh, minuman bersoda, dan cokelat. Kafein dapat membuat tubuh tetap terjaga dan sulit mengantuk, sehingga sebaiknya dihindari pada sore hingga malam hari.

Batasi Minum Terlalu Banyak di Malam Hari

Minum air memang penting, tetapi terlalu banyak minum menjelang tidur bisa membuat Anda sering terbangun untuk ke kamar mandi. Cukupkan kebutuhan cairan di siang dan sore hari, lalu kurangi perlahan saat malam tiba.

Bangun Kebiasaan Tidur yang Konsisten

Selain memperhatikan makanan dan minuman, cobalah tidur dan bangun di jam yang sama setiap hari. Kebiasaan ini membantu tubuh mengenali waktu istirahat secara alami. Matikan lampu, jauhkan ponsel, dan ciptakan suasana kamar yang tenang agar tubuh lebih mudah beristirahat.

Dengan menerapkan kebiasaan sederhana ini secara konsisten, kualitas tidur perlahan bisa membaik. Jika keluhan sulit tidur berlangsung lama dan sangat mengganggu aktivitas sehari-hari, sebaiknya konsultasikan ke tenaga kesehatan untuk mendapatkan saran yang tepat.

 

Senin, 21 Januari 2013

Diet Sehat Itu Tidak Serumit yang Dibayangkan

Banyak orang menganggap diet sehat itu menyiksa. Bayangan makan serba rebus, porsi sedikit, dan menahan lapar sering membuat orang mundur sebelum mencoba. Padahal, diet sehat sebenarnya jauh lebih sederhana dan masih bisa dinikmati.

Kunci utama diet sehat bukan soal menahan lapar, tapi soal membiasakan pilihan makan yang lebih baik dan seimbang. Tubuh kita butuh berbagai jenis zat gizi, bukan hanya satu atau dua jenis makanan saja.

Prinsip Dasar Diet Sehat

Prinsip pertama diet sehat adalah makan beragam makanan. Setiap makanan punya manfaat masing-masing. Tidak ada satu makanan pun yang bisa memenuhi semua kebutuhan tubuh. Itu sebabnya, menu harian sebaiknya bervariasi.

Sumber kalori utama sebaiknya berasal dari buah, sayur, biji-bijian, dan kacang-kacangan. Makanan ini mengandung karbohidrat kompleks, serat, vitamin, dan mineral, dengan lemak yang relatif rendah. Sisanya bisa dipenuhi dari protein seperti ikan, ayam tanpa kulit, telur, dan produk susu rendah lemak.

Seimbang antara Makan dan Aktivitas

Diet sehat juga berarti menjaga keseimbangan antara jumlah makanan yang masuk dengan aktivitas tubuh. Jika kita makan berlebihan tapi jarang bergerak, berat badan akan mudah naik. Sebaliknya, semakin aktif bergerak, tubuh akan lebih fleksibel dalam mengolah makanan yang kita konsumsi.

Tidak harus olahraga berat. Aktivitas sederhana seperti menyapu, berjalan kaki, naik turun tangga, atau berkebun juga sangat membantu.

Diet Sehat Bukan Berarti Pantang Total

Diet sehat bukan berarti tidak boleh makan makanan favorit. Sesekali makan gorengan, kue, atau burger bukan masalah, asalkan tidak terlalu sering dan porsinya tetap dikontrol.

Pola makan yang baik adalah pola makan yang bisa dijalani dalam jangka panjang, bukan yang menyiksa tapi hanya bertahan sebentar.

Diet sehat adalah soal kebiasaan kecil yang dilakukan terus-menerus. Jika dilakukan pelan-pelan dan konsisten, hasilnya akan terasa tanpa harus stres.

 

Kamis, 17 Januari 2013

Manggis, Buah Tropis dengan Banyak Manfaat

Manggis adalah salah satu buah tropis yang banyak tumbuh di Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Buah ini dikenal dengan rasa manis-asam yang segar dan sering dijuluki sebagai “ratu buah”. Sejak dulu, manggis tidak hanya dikonsumsi sebagai buah segar, tetapi juga dimanfaatkan dalam pengobatan tradisional di berbagai negara Asia.

Konon, manggis mulai dikenal dunia Barat ketika buah ini diperkenalkan dan dicicipi oleh Ratu Victoria. Sejak saat itu, ketertarikan terhadap manggis semakin berkembang. Pada awalnya, manfaat manggis hanya dikenal berdasarkan cerita turun-temurun. Namun, seiring waktu, berbagai penelitian mulai mengkaji kandungan dan potensi manfaat buah ini.

Kandungan Penting dalam Buah Manggis

Salah satu kandungan yang sering disebut dalam manggis adalah xanthone. Xanthone merupakan senyawa alami yang banyak terdapat pada kulit dan daging buah manggis. Senyawa ini tergolong langka dan tidak banyak ditemukan pada buah-buahan lain. Dalam manggis sendiri, terdapat puluhan jenis xanthone yang telah dikenali.

Selain xanthone, manggis juga mengandung zat lain seperti serat, vitamin, dan senyawa antioksidan alami. Antioksidan dikenal berperan dalam membantu tubuh melindungi sel-sel dari pengaruh buruk lingkungan dan pola hidup yang kurang sehat.

Peran Antioksidan bagi Tubuh

Dalam aktivitas sehari-hari, tubuh kita dapat terpapar berbagai faktor yang memicu terbentuknya radikal bebas. Radikal bebas ini jika dibiarkan berlebihan dapat berdampak kurang baik bagi tubuh. Di sinilah peran antioksidan dibutuhkan.

Buah-buahan, termasuk manggis, merupakan salah satu sumber antioksidan alami. Dengan mengonsumsi buah secara rutin dan seimbang, tubuh mendapatkan asupan yang membantu menjaga kondisi tubuh tetap prima. Itulah sebabnya buah sering dianjurkan sebagai bagian dari pola makan sehat.

Pemanfaatan Manggis dalam Tradisi

Di berbagai negara Asia, manggis telah lama dimanfaatkan dalam pengobatan tradisional. Tidak hanya daging buahnya, bagian lain seperti kulit, daun, dan akar juga digunakan.

Kulit manggis yang dikeringkan sering dimanfaatkan dalam ramuan tradisional. Daunnya juga ada yang direbus dan diminum airnya. Penggunaan ini biasanya didasarkan pada pengalaman dan pengetahuan turun-temurun, bukan sebagai pengganti pengobatan medis modern.

Di beberapa daerah, manggis dikenal sebagai buah yang dikonsumsi untuk membantu menjaga kebugaran tubuh. Karena itu, manggis sering dijadikan bagian dari menu harian ketika sedang musim.

Mengapa Manggis Layak Dikonsumsi?

Manggis mengandung berbagai zat alami yang bermanfaat dan tergolong aman jika dikonsumsi dalam jumlah wajar. Rasanya yang enak juga membuat buah ini mudah disukai oleh banyak orang. Meski begitu, manggis bukanlah buah ajaib yang bisa menyembuhkan semua penyakit.

Manfaat manggis akan lebih terasa jika dikombinasikan dengan pola hidup sehat, seperti makan beragam buah dan sayur, cukup minum air, serta menjaga aktivitas fisik.

Indonesia sebagai negara tropis memiliki banyak buah lokal yang kaya manfaat, termasuk manggis. Jadi, tidak ada salahnya menjadikan manggis sebagai salah satu pilihan buah untuk dikonsumsi secara rutin.

Dengan mengonsumsi buah-buahan secara teratur, kita membantu tubuh mendapatkan asupan alami yang dibutuhkan. Tidak perlu berlebihan, yang penting konsisten dan seimbang. Semoga bermanfaat.

 

Rabu, 16 Januari 2013

Fenomena Hujan Ikan yang Terjadi di Honduras

Fenomena hujan es mungkin sudah cukup sering kita dengar, bahkan sebagian orang pernah menyaksikannya langsung. Hujan es masih bisa dijelaskan secara ilmiah dan memang sesekali terjadi di beberapa daerah, termasuk di Indonesia. Namun, bagaimana jika yang turun dari langit bukan es, melainkan ikan? Kedengarannya seperti cerita dongeng, ya. Tapi faktanya, fenomena hujan ikan benar-benar terjadi.

Peristiwa unik ini tercatat terjadi di Honduras, sebuah negara di Amerika Tengah. Honduras bahkan cukup dikenal dengan julukan “Republik Pisang” karena produksi pisangnya yang besar. Di negara inilah fenomena hujan ikan menjadi cerita nyata yang sudah berlangsung sejak lama.

Hujan Ikan di Provinsi Yoro

Fenomena hujan ikan terjadi di Provinsi Yoro, wilayah bagian utara Honduras. Bagi masyarakat setempat, kejadian ini bukan lagi hal yang benar-benar asing karena konon terjadi hampir setiap tahun.

Biasanya, hujan ikan muncul pada periode sekitar bulan Mei hingga Juli. Pada waktu itu, wilayah Yoro kerap mengalami hujan yang sangat lebat. Hujan diawali dengan awan gelap, angin kencang, petir, dan badai yang membuat warga memilih bertahan di dalam rumah. Hujan deras ini bisa berlangsung sekitar 45 menit hingga beberapa jam.

Namun, keanehan justru terlihat setelah hujan reda. Warga akan keluar rumah dan menuju area padang rumput rawa yang dikenal dengan nama La Pantanal. Di tempat inilah mereka menemukan pemandangan yang tidak biasa.

Ikan di Daratan Setelah Hujan

Setelah badai berlalu, ratusan bahkan ribuan ikan ditemukan berserakan di tanah yang masih basah. Ikan-ikan tersebut ditemukan dalam kondisi hidup, seolah-olah baru saja jatuh dari langit bersama hujan.

Warga setempat kemudian mengumpulkan ikan-ikan itu menggunakan keranjang untuk dibawa pulang. Ikan tersebut dimasak dan dikonsumsi bersama keluarga. Menariknya, jenis ikan yang ditemukan dipercaya berbeda dari ikan yang biasa hidup di perairan sekitar wilayah Yoro. Beberapa orang bahkan mengatakan rasanya juga berbeda dari ikan pada umumnya.

Ada pendapat yang menyebutkan bahwa ikan-ikan tersebut adalah jenis ikan kecil seperti sarden yang sedang bermigrasi. Namun, hingga kini belum ada kesimpulan pasti yang benar-benar bisa menjelaskan asal ikan-ikan tersebut.

Cerita yang Dipercaya Masyarakat Setempat

Menurut cerita yang berkembang di masyarakat, fenomena hujan ikan sudah terjadi sejak pertengahan abad ke-19. Kisah ini sering dikaitkan dengan seorang pastor asal Spanyol bernama José Manuel Subirana.

Dikisahkan bahwa saat itu, Pastor Subirana melihat banyak warga Yoro hidup dalam kemiskinan dan kekurangan makanan. Ia kemudian berdoa selama tiga hari tiga malam agar Tuhan memberikan pertolongan bagi masyarakat setempat. Setelah doa tersebut, terjadilah hujan ikan yang kemudian dianggap sebagai jawaban atas doa sang pastor.

Sejak saat itu, fenomena hujan ikan dipercaya sebagai berkah bagi warga Yoro. Bahkan sejak tahun 1998, masyarakat setempat rutin mengadakan acara tahunan bernama Festival de la Lluvia de Peces untuk merayakan peristiwa unik ini.

Masih Menjadi Misteri

Fenomena hujan ikan juga dilaporkan pernah terjadi di beberapa negara lain seperti Singapura, Jepang, dan Australia. Hingga kini, belum ada penjelasan ilmiah yang benar-benar disepakati tentang penyebab hujan ikan.

Sebagian orang menganggapnya sebagai fenomena alam yang belum sepenuhnya dipahami, sementara yang lain memaknainya sebagai peristiwa luar biasa yang sarat makna spiritual. Apa pun penjelasannya, hujan ikan tetap menjadi salah satu fenomena alam paling unik yang pernah tercatat dan terus menarik perhatian banyak orang hingga sekarang.

 

Senin, 14 Januari 2013

Cara Membuat Kentang Goreng Renyah dari Kentang Segar

Di rumah, kami memang termasuk keluarga yang hobi ngemil. Salah satu camilan favorit yang hampir selalu bikin rebutan adalah kentang goreng. Dulu, saya cukup sering membuat kentang goreng renyah, tapi bahannya dari kentang beku yang dibeli di supermarket. Praktis memang, tapi lama-lama terasa boros juga.

Suatu hari, putra sulung saya bertanya kenapa sekarang sudah jarang bikin kentang goreng lagi. Dari situ saya jadi kepikiran, kenapa tidak coba membuat sendiri kentang goreng dari kentang segar yang biasa dibeli di tukang sayur atau pasar tradisional. Masalahnya, saya sempat ragu. Bisa nggak ya hasilnya serenyah kentang beku?

Rasa penasaran itu akhirnya terjawab setelah saya mencoba resep ini. Bahannya sederhana, caranya juga tidak ribet, dan yang paling penting: hasilnya renyah dan disukai anak-anak.

Bahan-bahan

Kentang mentega (kentang jenis ini lebih besar dan rasanya gurih, tapi kentang biasa juga bisa digunakan)
Air untuk merebus
Tepung terigu serbaguna
Penyedap rasa atau garam halus, secukupnya
Minyak goreng, secukupnya

Cara Membuat

Pertama, kupas kentang lalu potong memanjang berbentuk persegi panjang seperti kentang goreng pada umumnya. Setelah itu, cuci kentang di bawah air mengalir sampai air cuciannya terlihat cukup bening. Langkah ini penting untuk menghilangkan getah kentang yang bisa membuat hasil gorengan cepat lembek.

Siapkan panci berisi air dan didihkan. Setelah air mendidih, masukkan kentang yang sudah dicuci bersih. Rebus selama kurang lebih 5 menit saja, tidak perlu terlalu lama. Angkat kentang dan tiriskan.

Selagi kentang masih panas, taburi dengan tepung terigu secukupnya. Tambahkan juga penyedap rasa atau garam sesuai selera. Aduk perlahan sampai semua permukaan kentang terbalut tepung.

Pastikan tepung menempel merata di seluruh bagian kentang. Jika dirasa kurang, boleh ditambahkan sedikit lagi sampai benar-benar terselimuti.

Masukkan kentang yang sudah dibaluri tepung ke dalam wadah tertutup, lalu simpan di freezer kulkas minimal selama 1 jam sebelum digoreng. Proses ini membantu kentang menjadi lebih renyah saat digoreng.

Setelah itu, panaskan minyak goreng hingga benar-benar panas. Gunakan api sedang. Masukkan kentang ke dalam minyak panas hingga seluruh bagian kentang terendam. Goreng sambil sesekali dibalik sampai kentang berwarna kuning keemasan. Angkat dan tiriskan.

Kentang goreng siap disajikan. Bisa dinikmati langsung atau ditambahkan saus sambal maupun mayones sesuai selera keluarga.

Tips Agar Kentang Goreng Lebih Renyah

Hindari mencampurkan tepung beras atau tepung tapioka meskipun bisa membuat renyah, karena hasil akhirnya bisa berbeda tekstur.

Kentang yang sudah dibaluri tepung bisa disimpan di freezer hingga 2 minggu, jadi bisa dibuat sekaligus untuk stok camilan.

Gunakan minyak goreng yang masih baru agar hasil kentang goreng lebih bersih dan renyah.

Pastikan minyak sudah benar-benar panas sebelum kentang dimasukkan, dan tetap gunakan api sedang agar tidak cepat gosong.

Setelah digoreng, tiriskan kentang dan alasi dengan tisu dapur supaya minyak berlebih terserap. Jika suka, kentang juga bisa ditaburi bubuk cabai atau bumbu tabur lain sesuai selera sebelum disajikan.